Mensa Indonesia : Setelah Bertahun-tahun dalam Keadaan Koma

Rakyat Merdeka. Mensa Indonesia berusaha bangkit dari “koma bertahun-tahun”.
Siang ini di JWC Center Universitas Bina Nusantara (Binus), Jalan Hang Lekir, kawasan Senayan, organisasi ini menggelar tes masuk anggota baru.

Mensa Indonesia adalah bagian dari Mensa Internasional sebuah organsisasi yang didirikan oleh Rolan Berrill dan Dr. Lance Ware di Inggris tahun 1946. Keduanya adalah seorang ilmuwan yang memiliki IQ tinggi. Organisasi ini berusaha mengumpulkan orang-orang dengan IQ tinggi dari seluruh penjuru dunia. Saat ini organisasi itu memiliki 110 ribu anggota dan aktif di 46 negara.

Yang dimaksud dengan orang-orang tercerdas di sebuah negara, menurut Mensa Internasional, ialah bila IQ yang dimilikinya berada di kelompok dua persen tertinggi dari seluruh populasi.

Di dalam website resmi Mensa Internasional disebutkan bahwa tujuan organisasi itu adalah untuk mengumpulkan orang-orang tercerdas dari seluruh dunia dalam sebuah organisasi non-politis dan tidak berafiliasi pada satu agama apapun dan tidak memandang latar belakang ras.

Menurut salah seorang aktivis Mensa Indonesia, Killi Pringgodigdo, Mensa Indonesia sempat mati suri karena anggotanya belum banyak bertambah. Sejak tes pertama kali di tahun 1986 anggota Mensa Indonesia hanya tercatat 300 orang.

“Itupun tidak banyak yang aktif. Antara 1986 hingga 1999 Mensa Indonesia sempat mengadakan 6 kali tes massal. Tapi setelah itu anggota-anggota penggeraknya sibuk dengan kegiatan masing-masing. Mensa Indonesia membutuhkan banyak anggota baru agar bisa hidup kembali,” tulis Killi dalam pesan yang disebarkannya di jejaring dunia maya. [guh]
.

Laporan: Teguh Santosa
Rakyat Merdeka Online (RMOL)
Rabu, 14 Juli 2010, 12:13:03 WIB

Tidak ada komentar:

Google Search Engine
Google